Jumat, 2008 Desember 26


Zaman : Sengoku

Tanggal lahir : 23 Juni 1534

Tahun wafat : 21 Juni 1582

Penggantian nama : Kichihōji (nama kecil), Saburō


Nama anumerta : Sōkenindenzōdaijōkokuippontaigansōgi Julukan: raja iblis surga keenam, setan merah, si bodoh

Majikan : Ashikaga Yoshiaki

Klan : Oda, Taira, Fujiwara, Imbe

Orangtua : Oda Nobuhide (ayah), Dota Gozen (ibu)

Kakak adik : Nobuhiro (kakak tiri), Nobunaga, Nobuyuki, Nobukane, Nobuharu, Nobutoki, Nobuoki, Hidetaka, Hidenari, Nobuteru, Nagamasa, Nagatoshi, Oinu (perempuan), Oichi (adik perempuan).

Istri : Putri Nō (istri sah), Ikoma Kitsuno, Onabe no kata

Keturunan : Nobutada, Nobuo (Nobukatsu), Nobutaka, Hidekatsu, Katsunaga, Nobuhide, Nobutaka, Nobuyoshi, Nobusada, Nobuyoshi, Nagatsugu, Nobumasa, Putri Toku, Putri Fuyu, Hideko, Putri Ei, Hōon-in, Sannomaru-dono, dan lain-lain (lihat teks)

Oda Nobunaga (織田 信長, Oda Nobunaga) 23 Juni 1534 - 21 Juni 1582) adalah seorang daimyo Jepang yang hidup dari zaman zaman Sengoku hingga zaman Azuchi-Momoyama.

Lahir sebagai pewaris Oda Nobuhide, Nobunaga harus bersaing memperebutkan hak menjadi kepala klan dengan adik kandungnya Oda Nobuyuki. Setelah menang dalam pertempuran melawan klan Imagawa dan klan Saito, Nobunaga menjadi pengikut Ashikaga Yoshiaki dan diangkat sebagai pejabat di Kyoto. Kekuatan penentang Nobunaga seperti klan Takeda, klan Asakura, pendukung kuil Enryakuji, dan kuil Ishiyama Honganji dapat ditaklukkan berkat bantuan Ashikaga Yoshiaki. Nobunaga menjalankan kebijakan pasar bebas (rakuichi rakuza) dann melakukan survei wilayah. Nobunaga diserang pengikutnya yang bernama Akechi Mitsuhide sehingga terpaksa melakukan bunuh diri dalam Insiden Honnōji.

Nobunaga dikenal dengan kebijakan yang dianggap kontroversial seperti penolakan kekuasaan oleh klan yang sudah mapan, dan pengangkatan pengikut dari keluarga yang asal-usul keturunannya tidak jelas. Nobunaga berhasil memenangkan banyak pertempuran di zaman Sengoku berkat penggunaan senjata api model baru. Selain itu, ia ditakuti akibat tindakannya yang sering dinilai kejam, seperti perintah membakar semua penentang yang terkepung di kuil Enryakuji, sehingga Nobunaga mendapat julukan raja iblis.

Perjalanan hidup

Masa muda

Nobunaga dilahirkan di Istana Shōbata pada tahun 1534 sebagai putra ketiga Oda Nobuhide, seorang daimyo zaman Sengoku dari Provinsi Owari. Kisah lain mengatakan Nobunaga dilahirkan di Istana Nagoya. Ibunya bernama Dota Gozen (Tsuchida Gozen) yang merupakan istri sah Nobuhide, sehingga Nobunaga berhak menjadi pewaris kekuasaan sang ayah.

Nobunaga diangkat menjadi penguasa Istana Nagoya sewaktu masih berusia 2 tahun. Sejak kecil hingga remaja, Nobunaga dikenal sering berkelakuan aneh sehingga mendapat julukan "si bodoh dari Owari" dari orang-orang di sekelilingnya. Nama julukan ini diketahui dari catatan tentang Nobunaga yang tertarik pada senapan yang tertulis dalam sejarah masuknya senjata api ke Jepang melalui kota pelabuhan Tanegashima.

Nobunaga sejak masih muda memperlihatkan sifat genius dan tindakan gagah berani. Tindakan yang sangat mengejutkan sang ayah juga sering dilakukan oleh Nobunaga, seperti menggunakan api untuk melepas sekelompok kuda di Istana Kiyosu. Ketika masih merupakan pewaris kekuasaan ayahnya, Nobunaga dari luar terlihat sangat melindungi para pengikutnya. Di sisi lain, Nobunaga sangat berhati-hati terhadap para pengikut walaupun tidak diperlihatkan secara terang-terangan.

Pada waktu Toda Yasumitsu dari Mikawa membelot dari klan Imagawa ke klan Oda, Matsudaira Takechiyo berhasil diselamatkan dari penyanderaan pihak musuh. Nobunaga sering melewatkan masa kecil bersama Matsudaira Takechiyo (nantinya dikenal sebagai Tokugawa Ieyasu) sehingga keduanya menjalin persahabatan yang erat.

Pada tahun 1546, Nobunaga menyebut dirinya sebagai Oda Kazusanosuke (Oda Nobunaga) setelah diresmikan sebagai orang dewasa pada usia 13 tahun di Istana Furuwatari. Nobunaga mewarisi jabatan kepala klan (katoku) setelah Oda Nobuhide tutup usia. Pada upacara pemakaman ayahnya, Nobunaga melakukan tindakan yang dianggap tidak sopan dengan melemparkan abu dupa ke altar. Ada pendapat yang mengatakan cerita ini merupakan hasil karangan orang beberapa tahun kemudian.

Pada tahun 1553, Hirate Masahide, sesepuh klan Oda melakukan seppuku sebagai bentuk protesnya terhadap kelakuan Nobunaga. Kematian Masahide sangat disesali Nobunaga yang lalu meminta bantuan pendeta bernama Takugen untuk membuka gunung dan mendirikan tempat beristirahat arwah Hirate Masahide. Kuil ini kemudian diberi nama kuil Masahide.

Pada tahun 1548, Nobunaga mulai memimpin pasukan sebagai pengganti sang ayah. Pertempuran sengit melawan musuh lama Saitō Dōsan dari pPvinsi Mino akhirnya bisa diselesaikan secara damai. Nobunaga kemudian menikah dengan putri Saito Dōsan yang bernama Nōhime.

Pertemuan Nobunaga dengan bapak mertua Saito Dōsan dilakukan di kuil Shōtoku yang terletak di Gunung Kōya. Ada cerita yang mengatakan dalam pertemuan ini kualitas kepemimpinan yang sebenarnya dari Oda Nobunaga mulai terlihat dan reputasi Nobunaga sebagai anak bodoh mulai terhapus.

Pada bulan April 1556, sang bapak mertua Saitō Dōsan tewas akibat kalah bertempur dengan putra pewarisnya sendiri Saitō Yoshitatsu. Pasukan Dōsan sebetulnya sudah dibantu pasukan yang dikirim Nobunaga, tapi konon sudah terlambat untuk dapat menolong Saitō Dōsan.

Klan Oda dan perselisihan keluarga

Pada tanggal 24 Agustus 1556, Nobunaga memadamkan pemberontakan yang dipimpin adik kandungnya sendiri Oda Nobuyuki, Hayashi Hidesada, Hayashi Michitomo, dan Shibata Katsuie dalam Pertempuran Inō. Oda Nobuyuki terkurung di dalam Istana Suemori yang dikepung pasukan Nobunaga. Sang ibu (Dota Gozen) datang untuk menengahi pertempuran di antara kedua putranya, dan Nobunaga dimintanya untuk mengampuni Nobuyuki.

Pada tahun berikutnya (1557), Nobuyuki kembali menyusun rencana pemberontakan. Nobunaga yang mendengar rencana ini dari laporan rahasia Shibata Katsuie berpura-pura sakit dan menjebak Nobuyuki untuk datang menjenguknya ke Istana Kiyosu. Nobuyuki dihabisi sewaktu datang ke Istana Kiyosu.

Pada saat itu, Shiba Yoshimune dari klan Shiba menduduki jabatan kanrei. Kekuatan klan Shiba sebagai penjaga Provinsi Owari sebenarnya sudah mulai melemah, sehingga klan Imagawa dari Provinsi Suruga, klan Mizuno dan klan Matsudaira dari Provinsi Mikawa bermaksud menyerang Provinsi Owari.

Sementara itu, perselisihan terjadi di dalam klan Oda yang terdiri dari banyak keluarga dan faksi. Klan Oda mengabdi selama tiga generasi untuk keluarga Oda Yamato-no-kami. Oda Nobutomo memimpin keluarga Oda Yamato-no-kami yang menjabat shugodai untuk distrik Shimoyon, Provinsi Owari. Nobunaga bukan merupakan garis keturunan utama klan Oda, sehingga Oda Nobutomo berniat menghabisi keluarga Nobunaga yang dianggap sebagai ancaman.

Pada saat itu, Oda Nobutomo menjadikan penjaga Provinsi Owari yang bernama Shiba Yoshimune sebagai boneka untuk mempertahankan kekuasaan. Walaupun hal ini lazim dilakukan shugodai pada zaman itu, Yoshimune tidak menyukai perlakuan Nobutomo sehingga hubungan di antara keduanya menjadi tegang. Di tengah panasnya hubungan dengan Yoshimune, Nobutomo menyusun rencana pembunuhan atas Nobunaga. Rencana pembunuhan ini dibocorkan Yoshimune kepada Nobunaga, sehingga ada alasan untuk menyerang Nobutomo.

Setelah tahu rencananya pembunuhan yang disusunnya terbongkar, Nobutomo sangat marah terhadap Yoshimune. Ketika sedang menangkap ikan di sungai ditemani pengawalnya, putra Yoshimune yang bernama Shiba Yoshikane dibunuh oleh Nobutomo. Anggota keluarga Yoshikane (seperti adik Yoshikane yang kemudian dikenal sebagai Mōri Hideyori dan Tsugawa Yoshifuyu) meminta pertolongan Nobunaga untuk melarikan diri ke tempat yang jauh.

Peristiwa pembunuhan Shiba Yoshikane merupakan kesempatan bagi Nobunaga untuk memburu dan membunuh komplotan pembunuh Yoshikane dari keluarga Oda Kiyosu yang sudah lama merupakan ganjalan bagi Nobunaga. Oda Nobutomo berhasil dihabisi paman Nobunaga yang bernama Oda Nobumitsu (penguasa Istana Mamoriyama). Dengan tewasnya Nobutomo, Nobunaga berhasil menamatkan sejarah keluarga Oda Kiyosu yang merupakan garis keturunan utama klan Oda, sehingga keluarga Oda Nobunaga yang bukan berasal dari garis keturunan utama bisa menjadi pemimpin klan.

Nobunaga menaklukkan penguasa Istana Inuyama bernama Oda Nobukiyo yang sebenarnya masih satu keluarga. Setelah itu, Nobunaga menyingkirkan Oda Nobuyasu yang merupakan garis utama keturunan klan Oda sekaligus penguasa distrik Shimoyon. Oda Nobuyasu adalah anggota keluarga Oda Kiyosu yang menjadi musuh besar Nobunaga. Nobunaga berhasil mengalahkan Oda Nobuyasu, dan mengusirnya dalam Pertempuran Ukino. Pada tahun 1559, keluarga Nobunaga berhasil memegang kendali kekuasaan Provinsi Owari.

Pengusiran klan Shiba

Kesempatan tewasnya Shiba Yoshikane yang merupakan boneka klan Oda digunakan Nobunaga untuk berdamai dengan para daimyo di wilayah tetangga. Nobunaga berhasil menjalin persekutuan dengan klan Shiba, klan Kira (penjaga wilayah Mikawa) dan klan Imagawa (penjaga wilayah Suruga).

Keadaan berlangsung tenang selama beberapa waktu sampai terbongkarnya rencana komplotan pembunuh Nobunaga. Komplotan terdiri dari klan Ishibashi yang masih keluarga dengan Shiba Yoshikane (pemimpin klan Shiba), dan klan Kira yang masih ada hubungan keluarga dengan klan Ashikaga. Keluarga shogun Ashikaga masih merupakan garis utama keturunan klan Shiba. sewaktu diusir ke Kyoto, Yoshikane pernah meminta perlindungan keluarga Ashikaga. Setelah menghabisi klan Shiba dan keluarga Oda Kiyosu, kekuasaan Provinsi Owari akhirnya benar-benar berada di tangan Nobunaga.

Pertempuran Okehazama

Lokasi pertempuran Okehazama di kota Toyoaki, Prefektur Aichi

Pada tahun berikutnya (1560), penjaga wilayah Suruga yang bernama Imagawa Yoshimoto memimpin pasukan besar-besaran yang dikabarkan terdiri dari 20.000 sampai 40.000 prajurit untuk menyerang Owari. Imagawa Yoshimoto adalah musuh Nobunaga karena masih satu keluarga dengan klan Kira yang merupakan garis luar keturunan keluarga shogun Ashikaga. Klan Matsudaira dari Mikawa yang berada di garis depan berhasil menaklukkan benteng-benteng pihak Nobunaga.

Pertempuran tidak seimbang karena jumlah pasukan klan Oda hanya sedikit. Di tengah kepanikan para pengikutnya, Nobunaga tetap tenang. Saat tengah malam, Nobunaga tiba-tiba bangkit menarikan tarian Kōwaka-mai dan menyanyikan lagu Atsumori. Setelah puas menari dan menyanyi, Nobunaga pergi berdoa ke kuil Atsuta-jingū dengan hanya ditemani beberapa orang pengikutnya yang menunggang kuda. Sebagai pengalih perhatian, sejumlah prajurit diperintahkan untuk tinggal di tempat. Sementara itu, Nobunaga memimpin pasukan yang hanya terdiri dari 2.000 prajurit untuk menyerang pasukan Imagawa yang sedang mabuk kemenangan. Imagawa Yoshimoto diincarnya untuk dibunuh. Pasukan Nobunaga pasti kalah jika berhadapan langsung dengan pasukan Imagawa yang berjumlah sepuluh kali lipat. Peristiwa ini dikenal sebagai Pertempuran Okehazama. Imagawa Yoshimoto sangat terkejut dan tidak menduga serangan mendadak dari pihak Nobunaga. Pengawal berkuda dari pihak Nobunaga, Hattori Koheita dan Mōri Shinsuke berhasil membunuh Imagawa Yoshimoto. Setelah kehilangan pemimpin, sisa-sisa pasukan Imagawa pulang melarikan diri ke Suruga. Kemenangan dalam Pertempuran Okehazama membuat nama Oda Nobunaga, 26 tahun, menjadi terkenal di seluruh negeri.

Seusai Pertempuran Okehazama, klan Imagawa menjadi kehilangan kendali atas klan Matsudaira yang melepaskan diri dari keluarga Imagawa. Pada tahun 1562 dengan perjanjian Persekutuan Kiyosu, Nobunaga bersekutu dengan Matsudaira Motoyasu (kemudian dikenal sebagai Tokugawa Ieyasu) dari Provinsi Mikawa. Kedua belah pihak memiliki tujuan yang sama, yakni menghancurkan klan Imagawa.

Penaklukan Mino

Penaklukan Saitō Tatsuoki dari Provinsi Mino merupakan tujuan berikut Nobunaga. Pada tahun 1564, Nobunaga bersekutu dengan Azai Nagamasa dari Ōmi utara untuk menjepit posisi klan Saitō. Berdasarkan perjanjian tersebut, adik perempuan Nobunaga yang bernama Oichi dinikahkan dengan Azai Nagamasa.

Pada tahun 1566, Nobunaga memerintahkan Kinoshita Tōkichirō (Hashiba Hideyoshi) untuk membangun Istana Sunomata yang akan digunakan sebagai batu loncatan penyerangan ke Mino.

Nobunaga berhasil menaklukkan pasukan Saitō Tatsuoki berkat bantuan klan Takenaka, Kelompok Tiga Serangkai dari Mino bagian barat (pasukan dari klan Inaba, klan Ujiie, dan klan Andō), klan Hachisuka, klan Maeno dan klan Kanamori. Dengan ditaklukkan Provinsi Mino pada tahun 1567, Nobunaga menjadi daimyo dua provinsi sekaligus di usia 33 tahun.

Keinginan Nobunaga untuk menaklukkan seluruh Jepang dimulai dari Provinsi Mino, karena pada saat itu menguasai Mino sama artinya dengan menguasai seluruh Jepang. Nama bekas pusat kekuasaan klan Toki dan klan Saitō di Inoguchi diganti namanya oleh Nobunaga menjadi Gifu. Aksara kanji "Gi" untuk kota Gifu diambil dari nama Gunung Gi (Qi dalam bahasa Tiongkok) yang merupakan tempat berdirinya Dinasti Zhou. Nobunaga konon bermaksud menggunakan kesempatan ini sebagai titik awal pendirian dinasti Nobunaga.

Pada tahun itu juga (1567), Nobunaga mulai secara terang-terangan menunjukkan ambisinya menguasai seluruh Jepang. Nobunaga mulai menggunakan stempel bertuliskan Tenka Fubu (天下布武, Tenka Fubu? di bawah langit, menguasai dengan kekuatan bersenjata) atau penguasaan seluruh Jepang dengan kekuatan bersenjata.

Pada saat itu, Provinsi Kai dan Shinano yang bertetangga dengan Mino dikuasai daimyo Takeda Shingen. Nobunaga berusaha memperlihatkan sikap bersahabat dengan Shingen, antara lain berusaha mengawinkan Oda Nobutada, putra pewarisnya dengan anggota keluarga Takeda Shingen.

Bertugas di Kyoto

Pada masa sebelum tahun 1565, klan Miyoshi adalah bawahan (shitsuji) dari klan Hosokawa yang secara turun temurun telah menjabat kanrei di wilayah Kinai. Kelompok Tiga Serangkai Miyoshi dan Matsunaga Hisahide adalah samurai berpengaruh dari klan Miyoshi yang mengabdi kepada shogun ke-14 Ashikaga Yoshihide yang merupakan boneka klan Miyoshi.

Sewaktu sedang memperkuat pemerintah keshogunan, Ashikaga Yoshiteru (shogun ke-13) berselisih dengan klan Miyoshi sehingga dibunuh Kelompok Tiga Serangkai Miyoshi dan Matsunaga Hisahide. Selain itu, adik Ashikaga Yoshiteru yang bernama Ashikaga Yoshiaki juga menjadi incaran, sehingga melarikan diri ke Provinsi Echizen yang dikuasai klan Asakura. Pada saat itu, penguasa Echizen yang bernama Asakura Yoshikage ternyata tidak memperlihatkan sikap mau memburu klan Miyoshi.

Pada bulan Juli 1568, Yoshiaki dengan mengabaikan rasa takutnya, mendekati Nobunaga yang sudah menjadi penguasa Mino. Pada bulan September tahun yang sama, permintaan bantuan Ashikaga Yoshiaki disambut Nobunaga yang kebetulan mempunyai ambisi untuk menguasai Jepang. Nobunaga menerima Ashikaga Yoshiaki sebagai shogun ke-15 yang kemudian memuluskan rencananya untuk menguasai Kyoto.

Usaha Nobunaga untuk menaklukkan Kyoto dihentikan di Provinsi Ōmi oleh klan Rokkaku. Pimpinan klan Rokkaku yang bernama Rokkaku Yoshikata tidak mengakui Yoshiaki sebagai shogun. Serangan mendadak dilakukan Nobunaga, dan seluruh anggota klan Rokkaku terusir. Penguasa Kyoto yang terdiri dari Miyoshi Yoshitsugu dan Mastunaga Hisahide juga ditaklukkan Nobunaga. Ambisi Nobunaga menguasai Kyoto tercapai setelah Kelompok Tiga Serangkai Miyoshi melarikan diri ke Provinsi Awa.

Berkat bantuan Nobunaga, Ashikaga Yoshiaki diangkat sebagai shogun ke-15 Keshogunan Ashikaga. Nobunaga membatasi kekuasaan shogun agar bisa memerintah seluruh negeri sesuai kemauannya sendiri. Pemimpin militer daerah seperti Uesugi Kenshin juga mematuhi kekuasaan keshogunan yang dikendalikan Nobunaga.

Nobunaga memaksa Yoshiaki untuk mematuhi Lima Pasal Peraturan Kediaman Keshogunan (denchū okite gokajū) yang membuat shogun Yoshiaki sebagai boneka Nobunaga. Secara diam-diam, Ashikaga Yoshiaki membentuk koalisi anti Nobunaga dibantu daimyo penentang Nobunaga.

Dalam usaha menaklukkan Kyoto, Nobunaga memberi dana pengeluaran militer sebanyak 20.000 kan kepada kota Sakai dengan permintaan agar tunduk kepada Nobunaga. Perkumpulan pedagang kota Sakai (Sakai Egoshū) menentang Nobunaga dengan bantuanKelompok Tiga Serangkai Miyoshi. Pada tahun 1569, kota Sakai menyerah setelah diserang pasukan Nobunaga.

Mulai sekitar tahun 1567, Nobunaga berusaha menaklukkan Provinsi Ise. Provinsi Ise dikuasai Nobunaga berkat bantuan kedua putranya yang dikawinkan dengan anggota keluarga klan yang berpengaruh di Ise. Pada tahun 1568, Nobunaga memaksa klan Kambe untuk menyerah dengan imbalan Oda Nobutaka dijadikan penerus keturunan klan Kambe. Pada tahun 1569, Nobunaga menundukkan klan Kitabatake yang menguasai Provinsi Ise. Putra kedua Nobunaga yang bernama Oda Nobuo (Oda Nobukatsu) dijadikan sebagai penerus keturunan Kitabatake.

Koalisi anti-Nobunaga

Pada bulan April 1570, Nobunaga bersama Tokugawa Ieyasu memimpin pasukan untuk menyerang Asakura Yoshikage di Provinsi Echizen. Istana milik Asakura satu demi satu berhasil ditaklukkan pasukan gabungan Oda-Tokugawa. Pasukan sedang dalam iring-iringan menuju Kanegasaki ketika secara tiba-tiba Azai Nagamasa (sekutu Nobunaga dari Ōmi utara) berkhianat dan menyerang pasukan Oda-Tokugawa dari belakang. Nobunaga sudah dalam posisi terjepit ketika Kinoshita Hideyoshi meminta diberi kesempatan bertempur di bagian paling belakang dibantu Tokugawa Ieyasu agar Nobunaga mempunyai kesempatan untuk kabur. Pada akhirnya, Nobunaga bisa kembali ke Kyoto. Peristiwa tersebut dikenal sebagai Jalan Lolos Kanegasaki (Kanegasaki Nukiguchi).

Sementara itu, Ashikaga Yoshiaki yang sedang membangun kembali Keshogunan Muromachi, secara diam-diam mengumpulkan kekuatan anti-Nobunaga. Koalisi anti-Nobunaga yang dipimpinnya terdiri dari daimyo seperti Takeda Shingen, Asakura Yoshikage, Azai Nagamasa, Kelompok Tiga Serangkai Miyoshi, dan kekuatan bersenjata kuil Buddha dan Shinto seperti Ishiyama Honganji dan Enryakuji. Kekuatan yang dipaksa tunduk kepada Nobunaga seperti Miyoshi Yoshitsugu dan Matsunaga Hisahide juga dipanggil untuk bergabung.

Pada bulan Juni 1570, pasukan Tokugawa Ieyasu bersama pasukan Nobunaga terlibat pertempuran dengan pasukan gabungan Azai-Asakura yang anti-Nobunaga. Pertempuran terjadi di tepi sungai Anegawa (Provinsi Ōmi) yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran Sungai Anegawa.

Pertempuran berlangsung sengit dengan kerugian besar di kedua belah pihak. Pihak Azai dengan Isono Kazumasa di garis depan sudah kehilangan 13 lapis pasukan dari 15 lapis pasukan yang ada. Tokugawa Ieyasu yang berhadapan dengan Kelompok Tiga Serangkai dari Mino juga terlibat pertempuran sengit. Pada akhirnya, pasukan Nobunaga berhasil mengalahkan pasukan gabungan Azai-Asakura. Pada pertempuran berikutnya di Sakamoto (Ōmi), pasukan Nobunaga menderita kekalahan pahit dari pasukan gabungan kuil Enryakuji-Asakura-Azai. Mori Yoshinari dan adik Nobunaga yang bernama Oda Nobuharu tewas terbunuh.

Pada bulan September 1571, Nobunaga mengeluarkan perintah untuk membakar kuil Enryakuji yang memakan korban tewas sebanyak 4.000 orang. Korban tewas sebagian besar terdiri dari wanita dan anak-anak, termasuk pendeta kepala Enryakuji yang ikut tewas terbunuh. Takeda Shingen dalam pernyataan yang mengecam keras tindakan Nobunaga mengatakan Nobunaga sudah berubah menjadi Raja Iblis. Bangsawan bernama Yamashina Toki dalam pernyataan yang menyesalkan tindakan Nobunaga mengatakan (Nobunaga) sudah menghancurkan ajaran agama Buddha.

Pada tahun 1572, Takeda Shingen dari Provinsi Kai memutuskan untuk menyerang Kyoto sebagai jawaban atas permintaan bantuan Ashikaga Yoshiaki. Pasukan berjumlah 27.000 prajurit yang dipimpin Shingen berhasil menaklukkan wilayah kekuasaan keluarga Tokugawa.

Ketika mendengar kabar penyerangan Takeda Shingen, Nobunaga sedang berperang melawanAzai Nagamasa dan Asakura Yoshikage di Ōmi utara. Nobunaga segera kembali ke Gifu setelah pimpinan pasukan diserahkan kepada Kinoshita Hideyoshi. Nobunaga mengirim pasukan untuk membantu Tokugawa Ieyasu, tapi jumlahnya tidak cukup. Pasukan Takeda Shingen tidak mungkin ditundukkan pasukan bantuan Nobunaga yang hanya terdiri dari 3.000 prajurit. Pada akhirnya, pasukan gabungan Oda-Tokugawa dikalahkan pasukan Takeda dalam Pertempuran Mikatagahara. Selanjutnya, pasukan Takeda terus memperkuat posisi di wilayah kekuasaan Tokugawa.

Pada musim dingin 1572, Asakura Yoshikage secara tiba-tiba memutuskan persekutuannya dengan Takeda Shingen. Keadaan ini menguntungkan pihak Nobunaga. Pasukan Nobunaga yang dipusatkan di Ōmi utara bisa ditarik mundur. Dengan tambahan pasukan yang baru kembali dari Ōmi utara, kekuatan pasukan gabungan Oda-Tokugawa berada jauh di atas pasukan Takeda. Pasukan Takeda yang menghadapi pasukan gabungan Nobunaga hanya dapat maju pelan-pelan. Takeda Shingen mengirimkan surat kepada Yoshikage sambil terus bergerak maju sedikit demi sedikit di dalam wilayah Tokugawa. Pada bulan Mei 1573, Shingen tutup usia karena sakit sebelum ambisinya menguasai Kyoto tercapai. Setelah membubarkan diri, Pasukan Takeda pulang ke Provinsi Kai, dan sekaligus menandai tamatnya koalisi anti-Nobunaga.

Pada bulan Juli 1573, pasukan Nobunaga terlibat dua kali bentrokan bersenjata dengan pasukan Ashikaga. Keshogunan Muromachi runtuh setelah diusirnya shogun Ashikaga Yoshiaki dari Kyoto. Selanjutnya, pada bulan Agustus, Nobunaga berhasil menghancurkan pasukan Asakura Yoshikage dalam Pertempuran Ichijōdani. Pada bulan berikutnya (September 1573), Azai Nagamasa tewas akibat penyerangan pasukan Nobunaga. Dalam peristiwa ini, adik perempuan Nobunaga yang bernama Oichi yang diperistri Azai Nagamasa berhasil diselamatkan, namun Kelompok Tiga Serangkai Miyoshi tewas terbunuh.

Pada bulan November 1573, Miyoshi Yoshitsugu dari Kawachi dipaksa pasukan Sakuma Nobumori untuk melakukan bunuh diri. Matsunaga Hisahide juga dipaksa menyerah. Tidak sampai setengah tahun setelah wafatnya Takeda Shingen, para daimyo yang menjadi anggota koalisi anti-Nobunaga tewas.

Penghancuran kelompok Ikkō

Pada tahun 1574, kelompok Ikkō Ise Nagashima dikepung pasukan Nobunaga dari darat dan laut hingga tidak berdaya akibat terputusnya jalur perbekalan. Pertempuran berlangsung sengit, dan Nobunaga sudah menderita luka-luka tembak. Namun akhirnya kelompok Ikkō menanggapi peringatan untuk menyerah. Nobunaga berpura-pura memberi izin kepada kelompok Ikki untuk menyerahkan diri. Ketika sedang berkumpul untuk menyerahkan diri, kelompok Ikki mendadak diserang. Semua pengikut kelompok Ikki yang sudah menyerah dibakar hidup-hidup, sejumlah 20.000 orang tewas.

Sebagian besar anggota kelompok Ikki adalah orang tua, wanita dan anak-anak yang tidak pernah ikut berperang. Penjelasan yang dapat dipercaya mengatakan Nobunaga melakukan pembunuhan massal sebagai balasan atas kerugian besar yang diderita Nobunaga dalam pertempuran dengan kelompok Ikki Nagashima. Pengikut terpercaya dan anggota keluarga Nobunaga tewas dalam jumlah besar, sehingga Nobunaga dendam terhadap kelompok Ikki. Kelompok Ikko Nagashima habis diberantas dengan pembunuhan massal yang dilakukan Nobunaga.

Pertempuran Nagashino

Pada tahun 1575, pewaris kekuasaan Takeda Shingen yang bernama Takeda Katsuyori menjadikan menantu Ieyasu (Okudaira Nobumasa) sebagai sasaran balas dendam terhadap Ieyasu. Istana Nagashino yang dijadikan tempat kediaman Nobumasa diserang pasukan Takeda Katsuyori yang terdiri dari 15.000 prajurit.

Permintaan bantuan dari Ieyasu untuk membantu Okudaira Nobumasa mendapat jawaban dari Nobunaga. Pasukan Takeda yang hanya terdiri dari 15.000 prajurit dihancurkan pasukan gabungan Oda-Tokugawa yang terdiri dari 30.000 prajurit Oda dan 5.000 prajurit Tokugawa. Peristiwa ini dikenal sebagai Pertempuran Nagashino. Di dalam pertempuran ini, korban tewas di pihak pasukan Takeda dikabarkan mencapai lebih dari 10.000 prajurit.

Nobunaga dikabarkan memakai strategi berperang yang membagi pasukan senapan menjadi tiga lapis prajurit. Strategi ini digunakan untuk menghindari kemungkinan prajurit tewas sewaktu mengisi peluru. Setelah prajurit lapis pertama selesai menembak dan berjongkok untuk mengisi peluru, prajurit lapis kedua mendapat giliran untuk menembak, dan seterusnya. Nobunaga memuji Okudaira Nobumasa dalam Pertempuran Nagashino. Istana Nagashino dipertahankan Nobumasa melawan pasukan Takeda yang jumlahnya lebih banyak.

Pada tahun yang sama (1575), Nobunaga menunjuk Shibata Katsuie sebagai panglima gabungan untuk menyerang pasukan Ikko Ikki yang terbentuk setelah hancurnya klan Asakura. Pasukan Ikko Ikki dibantai pasukan Katsuie yang dikirim ke Echizen. Korban tewas akibat pasukan Katsuie dikabarkan mencapai puluhan ribu orang yang tidak membedakan usia dan jenis kelamin.

Atas kejadian tersebut, pengikut Nobunaga yang bernama Murai Sadakatsu menulis surat tentang peristiwa mengerikan di Echizen Fuchū yang penuh mayat bergelimpangan sampai kelihatan tiada tempat kosong. Dalam tulisannya yang masih tersisa dalam bentuk litografi, Maeda Toshiie yang pada waktu itu merupakan bawahan Nobunaga juga menulis tentang sekitar 1.000 tawanan yang disalib, direbus, atau dibakar hidup-hidup.

Pembangunan Istana Azuchi

Pada tahun 1576, Nobunaga memulai pembangunan Istana Azuchi di pinggir Danau Biwa, Provinsi Ōmi. Pembangunan dikabarkan selesai tahun 1579. Istana Azuchi konon terdiri dari 5 lantai dan 7 lapis atap, dengan atrium di bagian dalam menara utama. Dalam surat yang dikirimkan ke negeri asalnya, seorang misionaris Yesuit memuji Istana Azuchi sebagai istana mewah yang di Eropa saja tidak ada.

Nobunaga pindah ke Istana Azuchi yang baru selesai dibangun, sedangkan Istana Gifu diwariskan kepada putra pewaris, Oda Nobutada. Istana Azuchi dijadikan pusat kekuasaan Oda Nobunaga yang sedang berusaha mempersatukan Jepang.

Pada tahun 1576, Nobunaga menyerang kuil Ishiyama Honganji. Pasukan Nobunaga yang terdiri dari 3.000 prajurit sempat terdesak, tapi akhirnya pihak musuh yang terdiri dari 15.000 prajurit dikalahkan dalam Pertempuran Tennōji.

Para pendeta kuil Ishiyama sudah dikepung oleh pasukan Nobunaga. Pertempuran laut pecah di muara Sungai Kizu yang disebut Pertempuran Sungai Kizu antara pasukan Nobunaga melawan kapal-kapal angkatan laut Mōri. Pada waktu itu, angkatan laut Mōri yang berada di pihak pendeta kuil Ishiyama sedang mengangkut perbekalan menuju kuil Ishiyama. Kapal-kapal Nobunaga ditenggelamkan dengan serangan api oleh angkatan laut Mōri. Akibatnya, pasukan Nobunaga yang mengepung kuil Ishiyama terpaksa ditarik mundur.

Selanjutnya, Kuki Yoshitaka diperintahkan Nobunaga untuk membuat kapal dari plat besi baja yang tidak mudah terbakar saat terjadi pertempuran. Kapal-kapal Nobunaga menghancurkan angkatan laut Mōri saat pecah pertempuran laut yang kedua kali pada tahun 1578.

Peran panglima daerah

Ketika Nobunaga menyerang Ise pada tahun 1577, pasukan Suzuki Magoichi memaksa kelompok Saikashū untuk menyerah. Pada tahun yang sama, panglima Nobunaga yang bernama Hashiba Hideyoshi memulai serbuan ke daerah Chūgoku. Keberhasilan Nobunaga adalah berkat jasa panglima militer yang tersebar di berbagai daerah:

Nobunaga pernah berhubungan baik dengan Uesugi Kenshin, tapi akhirnya harus berselisih soal hak penguasaan daerah seperti Noto (sekarang daerah semenanjung Prefektur Ishikawa). Pertempuran Sungai Tetori pecah akibat pertentangan antara Nobunaga dan Kenshin. Pasukan Shibata Katsuie dapat ditaklukkan dengan mudah oleh pasukan Uesugi Kenshin yang merupakan musuh terkuat Nobunaga setelah wafatnya Takeda Shingen. Kesempatan ini dimanfaatkan Matsunaga Hisahide untuk kembali memimpin pemberontakan di Yamato. Nobunaga yang menyadari kekuasaannya dalam bahaya segera mengirim pasukan ke Yamato untuk membunuh Hisahide. Pada bulan Maret 1578, Uesugi Kenshin yang sedang dalam perjalanan menaklukkan Kyoto meninggal karena sakit.

Pada tahun 1579, pasukan Hashiba Hideyoshi berhasil menaklukkan Ukita Naoie dan menguasai Provinsi Bizen. Hatano Hideharu dari Tamba juga dipaksa menyerah oleh pasukan Akechi Mitsuhide. Nobunaga langsung menghukum mati Hatano Hideharu, padahal Hideharu menyerah setelah dibujuk dengan bersusah payah oleh Mitsuhide. Peristiwa ini nantinya menjadi sumber masalah bagi Nobunaga. Ada cerita yang mengatakan perbuatan Nobunaga menyebabkan terbunuhnya ibu kandung Akechi Mitsuhide yang dijadikan sandera oleh pihak Hatano Hideharu.

Sementara itu, putra Nobunaga bernama Kitabatake Nobuo (Oda Nobuo) yang menjadi penguasa Provinsi Ise dengan keputusan sendiri menyerang Provinsi Iga. Alasannya, samurai pengikutnya sewaktu membangun Istana Dejiro diganggu para prajurit lokal. Kekalahan besar diderita pasukan Nobuo setelah prajurit lokal dari Ise melakukan serangan balasan. Kekalahan Nobuo diketahui Nobunaga yang memarahi habis-habisan putra keduanya. Prajurit lokal dari Provinsi Iga kemudian dinyatakan sebagai musuh Nobunaga. Peristiwa ini disebut Kerusuhan Iga tahun Tensho bagian pertama.

Masih di tahun yang sama (1579), pasukan Nobunaga memadamkan pemberontakan di Kinai yang dipimpin Besso Nagaharu dan Araki Murashige. Nobunaga juga memerintahkan istri sah dari Tokugawa Ieyasu yang bernama Tsukiyama-dono untuk melakukan seppuku. Tsukiyama-dono adalah ibu dari putra pewaris Ieyasu yang bernama Tokugawa Nobuyasu. Peristiwa ini menjadi sumber perselisihan di kalangan kelompok pengikut Tokugawa yang terbagi menjadi kelompok pro dan kelompok anti-Nobunaga. Pada akhirnya Tokugawa Ieyasu memutuskan untuk tidak menyelamatkan nyawa istri dan putra pewarisnya.

Pada bulan April 1580, Nobunaga berhasil berdamai dengan pihak kuil Ishiyama Honganji. Masalah kuil Ishiyama Honganji dan pendeta Kennyo yang merupakan ganjalan bagi Nobunaga bisa diselesaikan dengan damai berkat keputusan Kaisar Ōgimachi yang menguntungkan pihak kuil Ishiyama Honganji. Sesuai dengan syarat perdamaian, kuil Ishiyama Honganji harus pindah dari Osaka. Pada bulan Agustus 1580, Nobunaga secara tiba-tiba mengusir pengikutnya seperti Sakuma Nobumori, Hayashi Hidesada, Andō Morinari dan Niwa Ujikatsu.

Pada tahun 1581, Istana Tottori di Inaba yang dikuasai oleh Mōri Terumoto dipaksa menyerah oleh pasukan Hashiba Hideyoshi yang kemudian bergerak maju untuk menyerang Bizen.

Pada tahun yang sama, Oda Nobuo kembali memimpin pasukan sebanyak 60.000 prajurit untuk membalas kekalahan dari prajurit lokal di Ise. Pembunuhan massal terjadi di Iga, semua orang yang disangka ninja tewas dibantai termasuk wanita dan anak-anak kecil. Korban tewas mencapai lebih dari 10.000 orang. Semua orang dikabarkan lenyap dari Provinsi Iga, semua barang-barang juga lenyap dan Provinsi Iga hancur. Peristiwa ini dinamakan Kerusuhan Iga tahun Tensho bagian kedua.

Kehancuran klan Takeda

Pada bulan Maret 1582, pasukan Oda Nobutada menyerang wilayah Takeda dan secara berturut-turut berhasil menaklukan Provinsi Shinano dan Suruga. Takeda Katsuyori dikejar sampai Gunung Tenmoku di Provinsi Kai, dan terpaksa bunuh diri yang menandai musnahnya klan Takeda.

Setelah klan Takeda dari Kai takluk, Nobunaga memerintahkan untuk menghukum mati semua pengikut klan Takeda beserta keluarga, dan pembantu yang dianggap akan membalas kematian tuannya. Peristiwa ini dikenal sebagai Perburuan Takeda. Perintah Nobunaga untuk membantai seluruh klan Takeda tidak dapat diterima Tokugawa Ieyasu dan sebagian menteri dari pihak Nobunaga. Walaupun harus bertaruh nyawa, Ieyasu dan para menteri menyembunyikan sisa-sisa pengikut Takeda. Seorang tokoh di zaman Edo yang bernama Takeda Yukari merupakan keturunan dari sisa-sisa pengikut Takeda yang berhasil diselamatkan dari pembunuhan massal.

Sementara itu, pasukan Shibata Katsuie bertempur dengan putra pewaris Uesugi Kenshin yang bernama Uesugi Kagekatsu, tapi dipaksa mundur setelah hampir merebut Noto dan Etchū.

Pada saat yang bersamaan, pasukan yang dipimpin putra Nobunaga Kambe Nobutaka dan menteri Niwa Nagahide sedang dalam persiapan berangkat ke Shikoku untuk menyerbu Chōsokabe Motochika.

Ada pendapat yang mengatakan Akechi Mitsuhide kuatir dengan masa depan sebagai pengikut Nobunaga karena tidak diberi bagian dalam rencana penyerbuan ke Shikoku. Mitushide merasa nasibnya sebentar lagi mirip dengan nasib Sakuma Nobumori dan Hayashi Hidesada yang diusir oleh Nobunaga.

Pendapat lain mengatakan Akechi Mitsuhide merasa dirinya sudah tidak berguna, karena tidak lagi diserahi tugas memimpin pasukan oleh Nobunaga. Mitsuhide juga merasa dipermalukan oleh Nobunaga, karena rencana pernikahan putri salah seorang pengikutnya yang bernama Saitō Toshimitsu menjadi gagal. Pernikahan ini sebenarnya diatur oleh Mitsuhide sesuai strategi pendekatan terhadap Chōsokabe Motochika yang diperintahkan Nobunaga.

Nobunaga mengirim Takigawa Kazumasa ke Provinsi Kōzuke untuk meredam kekuatan daimyo berpenghasilan 2.400.000 koku bernama Hōjō Ujimasa. Pada saat itu, Ujimasa sedang berperang melawan Uesugi Kagekatsu dan Takeda Katsuyori. Nobunaga juga mengirim Kawajiri Hidetaka ke Provinsi Kai dan Mori Nagayoshi ke Provinsi Shinano sebagai bagian dari strategi untuk menekan kekuatan militer Ujimasa. Setelah dikepung panglima daerah yang berada di pihak Nobunaga, pasukan Nobunaga tidak perlu lagi mengangkat senjata melawan Hōjō Ujimasa yang ruang geraknya sudah dibatasi.

Insiden Honnōji

Pada tanggal 15 Mei 1582, Tokugawa Ieyasu berkunjung ke Istana Azuchi untuk mengucapkan terima kasih kepada Nobunaga atas penambahan Suruga ke dalam wilayah kekuasaannya. Nobunaga menugaskan Akechi Mitsuhide sebagai tuan rumah yang mengurus segala keperluan Ieyasu selama berada di Istana Azuchi mulai tanggal 15 Mei-17 Mei 1582.

Di tengah kunjungan Ieyasu di Istana Azuchi, Nobunaga menerima utusan yang dikirim Hashiba Hideyoshi yang meminta tambahan pasukan dari Nobunaga. Posisi Hideyoshi yang sedang bertempur merebut Istana Takamatsu di Bitchū dalam keadaan sulit, karena jumlah pasukan Mōri berada di atas jumlah pasukan Hideyoshi.

Nobunaga menanggapi permintaan bantuan Hideyoshi. Mitsuhide dibebaskan dari tugasnya sebagai tuan rumah bagi Ieyasu dan diperintahkan memimpin pasukan bantuan untuk Hideyoshi. Dalam jurnal militer Akechi Mitsuhide ditulis tentang Nobunaga yang tidak merasa puas dengan pelayanan Mitsuhide sewaktu menangani kunjungan Ieyasu. Nobunaga menyuruh anak laki-laki peliharaannya yang bernama Mori Ranmaru untuk memukul kepala Mitsuhide.

Nobunaga berangkat ke Kyoto pada 29 Mei 1582 dengan tujuan mempersiapkan pasukan yang dikirim untuk menyerang pasukan Mōri. Nobunaga menginap di kuil Honnōji, Kyoto. Akechi Mitsuhide yang sedang dalam perjalanan memimpin pasukan bala bantuan untuk Hideyoshi berbalik arah, dan secara tiba-tiba muncul di Kyoto untuk menyerang kuil Honnōji. Pada tanggal 2 Juni 1582, Nobunaga terpaksa melakukan bunuh diri, namun jasad Nobunaga kabarnya tidak pernah ditemukan. Peristiwa ini dikenal sebagai Insiden Honnōji.

Kepribadian

Nobunaga menggemari barang-barang yang berasal dari Barat. Pada tahun 1581, Nobunaga pernah menyelenggarakan parade pasukan kavaleri dengan mengundang Kaisar Ōgimachi. Pada waktu itu, Nobunaga hadir mengenakan mantel dari kain beludru dan topi gaya Barat.

Pada masa tuanya, Nobunaga dikabarkan selalu mengenakan baju zirah ala Barat sewaktu tampil dalam pertempuran. Nobunaga sangat tertarik pada pelayan berkulit hitam dari misionaris Yesuit bernama Alessandro Valignano. Nobunaga lalu menjadikan pelayan berkulit hitam yang diberi nama Yasuke sebagai penasehat pribadi.

Nobunaga konon bisa segera mengerti kegunaan dari barang-barang yang dihadiahkan misionaris Yesuit seperti bola dunia, jam, dan peta. Pada waktu itu orang Jepang masih belum mengetahui bumi itu bulat. Para pengikut Nobunaga walaupun sudah dijelaskan berkali-kali tidak juga paham, tapi Nobunaga kabarnya bisa langsung mengerti dan menganggapnya sebagai sesuatu yang masuk akal.

Nobunaga dikenal mempunyai rasa ingin tahu yang besar. Nobunaga sudah menggunakan senapan model Arquebus ketika senapan masih merupakan barang yang tidak umum. Nobunaga terkenal dengan tindakan yang sering dinilai kejam, tapi misionaris Portugis bernama Luis Frois menganggap Nobunaga sebagai orang biasa-biasa saja.

Nobunaga kabarnya begitu tampan sewaktu masih remaja sehingga sering disangka sebagai wanita. Nobunaga juga punya selera fedofilia seperti lazimnya samurai zaman Sengoku. Nobunaga punya hubungan khusus dengan banyak bocah laki-laki seperti Maeda Toshiie, Hori Hidemasa, dan Mori Ranmaru. Tokoh terkemuka seperti Maeda Toshiie dan Hori Hidemasa sewaktu kecil adalah peliharaan Nobunaga, sedangkan Mori Ranmaru adalah anak laki-laki peliharaan Nobunaga yang terakhir. Nobunaga adalah pemimpin yang sangat berkuasa, tapi dibandingkan dengan besarnya kekuasaan Nobunaga, jumlah istri yang dimiliki sangat sedikit walaupun dikaruniai banyak keturunan.

Nobunaga benci dengan seni pertunjukan Noh tapi menyenangi Igo dan seni menyanyi dan menari yang disebut Kōwakamai. Salah satu lagu Kōwakamai yang digemari Nobunaga berjudul Atsumori, terutama lirik yang berbunyi "Ningen gojunen, keten no uchi o kurabureba, mugen no gotoku nari, Hitotabi sei o uke, messenu mono no aribeki ka" (「人間五十年 下天のうちをくらぶれば 夢幻の如くなり ひとたび生を享け 滅せぬもののあるべきか」, "Ningen gojunen, keten no uchi o kurabureba, mugen no gotoku nari, Hitotabi sei o uke, messenu mono no aribeki ka"? "Umur manusia hanya lima puluh tahun, Di dunia fana ini, Hidup ini seperti mimpi, Sekali dilahirkan, Adakah orang yang tidak mati). Nobunaga dikabarkan sangat sering menyanyikan lagu ini sambil menari, mungkin karena liriknya mengena di hati atau mungkin juga cocok dengan prinsip hidupnya. Nobunaga sangat menggemari sumo sehingga sering sekali menggelar pertandingan sumo yang dihadiri kaisar dan kalangan atas istana. Nobunaga menyenangi seni bela diri dan beraneka macam olah raga, seperti berenang, berburu memakai burung rajawali, menunggang kuda dan seni memanah kyūdo.

Lukisan potret

Lukisan potret Nobunaga disimpan di kuil Chōkōji, kota Toyota, Prefektur Aichi.[1] Lukisan potret Nobunaga oleh pelukis Eropa yang disimpan di gudang kuil Sampoji, kota Tendo, Prefektur Fukui ikut habis terbakar akibat serangan udara dalam Perang Dunia II, padahal dalam lukisan potret tersebut Nobunaga digambarkan sangat mirip dengan aslinya.

Kebijakan

Tenka Fubu

Pada abad pertengahan, rakyat Jepang terdiri dari kelas bangsawan, kelas pendeta, dan kelas samurai. Stempel Nobunaga bertuliskan "Tenka Fubu" (penguasaan seluruh Jepang dengan kekuatan militer) yang sering diartikan sebagai ambisi Nobunaga untuk mendirikan pemerintahan militer oleh kelas samurai dengan menghapus kelas bangsawan dan kelas pendeta. Ambisi Nobunaga menghancurkan kelas pendeta terlihat dari kebijakannya menghancurkan Pemberontakan Ikko Ikki dan Perang Ishiyama yang dilancarkan terhadap kuil Honganji dan pendeta Kennyo. Keshogunan Muromachi yang berada dibawah kendali Nobunaga juga mengeluarkan peraturan pertanahan di Kyoto yang menempatkan kompleks rumah tinggal kelas bangsawan di lokasi khusus agar lebih mudah diawasi.

Kegiatan beragama

Walaupun menyatakan dirinya sebagai penganut sekte Hokke, Nobunaga dinilai tidak punya penghormatan sama sekali terhadap agama Buddha. Perintahnya dinilai kejam dalam penyelesaian masalah Ikko Ikki dan pembantaian massal kuil Enryakuji. Nobunaga dikabarkan menggunakan patung batu dewa pelindung anak dalam agama Buddha dan batu nisan sebagai tembok batu di Istana Azuchi.

Pihak yang pembela Nobunaga menyangkal Nobunaga tidak religius dengan menunjuk pada bukti langit-langit menara utama Istana Azuchi yang dipenuhi hiasan gambar para tokoh dalam agama Buddha, Taoisme dan Konfusianisme. Pendapat lain mengatakan Nobunaga hanya menginginkan pemerintahan militer yang sekuler. Nobunaga juga tidak pernah melarang kegiatan beragama seperti Jōdo Shinshū dan kuil Enryakuji.

Kebijakan terhadap istana

Nobunaga tidak menempati jabatan di istana setelah mengundurkan diri dari jabatan Udaijin, bulan April 1578. Pengunduran diri Nobunaga sering dikatakan berkaitan dengan wafatnya Uesugi Kenshin di usia 49 tahun, bulan Maret 1578.

Ada pendapat yang mengatakan Nobunaga sudah mempunyai kekuasaan yang cukup hingga tidak lagi memerlukan bantuan dari istana, apalagi saingan Nobunaga sudah tidak ada lagi. Musuh-musuh besar Nobunaga seperti Uesugi Kenshin, kekuatan militer dari kuil Honganji dan klan ternama seperti klan Takeda, klan Mōri dan klan Ōtomo semuanya sudah habis.

Di daerah Kanto, Nobunaga berusaha menjalin persekutuan dengan klan Gohōjō yang menguasai wilayah bernilai 2.400.000 koku. Pemimpin klan juga dikirimi wanita untuk dijadikan istri.

Nobunaga ikut membantu dalam soal keuangan dan turut campur dalam pengambilan keputusan di istana. Kaisar hanya berperan sebagai boneka Nobunaga, hingga pada puncaknya Nobunaga meminta Kaisar Ōgimachi untuk mengundurkan diri. Kaisar Ōgimachi adalah kaisar yang sudah berpengalaman dan tidak mudah mengikuti setiap perkataan Nobunaga. Nobunaga sebaliknya masih menuruti perintah kaisar setiap kali kaisar tidak sependapat dengan Nobunaga yang ingin selalu menyerang musuh kuatnya di berbagai tempat.

Pendapat lain mengatakan pameran kekuatan Nobunaga dalam bentuk parade pasukan kavaleri di tahun 1581 diadakan dengan tujuan mengancam Kaisar Ōgimachi. Pendapat yang membela Nobunaga mengatakan parade pasukan tidak dilakukan dengan tujuan mengancam kaisar.

Kaisar Ōgimachi bermaksud berkompromi dengan Nobunaga dengan cara memberikan gelar-gelar seperti Seitaishogun, Dajō Daijin, dan Kampaku. Pendapat lain mengatakan ada kemungkinan kalangan istana merupakan dalang Insiden Honnōji karena kuatir dengan Nobunaga yang semakin bebas menjalankan politik Tenka Fubu setelah wafatnya Uesugi Kenshin.

Kebijakan perdagangan

Nobunaga menjalankan politik pasar bebas (rakuichi rakuza) dalam bentuk penghapusan sistem kartel dan pos-pos pemungutan pajak yang tidak perlu, sehingga peredaran barang dan perekonomian berkembang dengan pesat. Nobunaga juga melakukan survei wilayah dan memindahkan tempat kediaman pengikutnya di kota sekeliling istana.

Penghapusan sistem kartel hanya berlaku di daerah-daerah yang bisa dibebaskan dari kartel. Distribusi barang dikuatirkan lumpuh jika sistem kartel dihapus di seluruh daerah. Sistem kartel seperti di Kyoto tetap dipertahankan mengingat anggota kartel berpengaruh di bidang politik.

Kebijakan kepegawaian

Nobunaga lebih menghargai kemampuan daripada asal-usul keluarga. Pengikut Nobunaga yang kemudian menjadi sukses seperti Takigawa Kazumasu dan Akechi Mitsuhide adalah bekas ronin. Kinoshita Tōkichirō juga berasal dari prajurit berjalan kaki (ashigaru). Para menteri dari klan yang sudah mengabdi dari generasi ke generasi, seperti Sakuma Nobumori dan Hayashi Hidesada sebaliknya justru diusir oleh Nobunaga.

Sakuma Nobumori dan Hayashi Hidesada bukannya tidak berprestasi, tapi Nobunaga lebih menghargai hasil pekerjaan Shibata Katsuie yang merupakan pengikut sekaligus panglima pasukan dari wilayah Hokuriku. Nobumori dan Hidesada memang pernah diizinkan untuk terus mengikuti Nobunaga, tapi ketika mencoba berperan aktif justru dikenakan tindakan disiplin berupa pemecatan.

Upacara minum teh yang sedang populer pada saat itu digunakan Nobunaga sebagai sarana berpolitik dan bisnis dengan kalangan pengikutnya. Para pengikut Nobunaga juga sebaliknya menjadi sangat menghargai tradisi upacara minum teh. Nobunaga menggunakan perangkat minum teh berharga tinggi dari provinsi penghasil keramik terbaik sebagai imbalan pengganti uang tunai. Takigawa Kazumasu yang memiliki wilayah Kanto kabarnya sangat kecewa karena tidak diberi imbalan berupa perangkat minum teh Shukōkonasu. Imbalan yang diterima dari Nobunaga justru penambahan wilayah kekuasaan berupa Provinsi Kōzuke dan gelar penguasa daerah Kanto.

Kepemimpinan

  • Nobunaga mempunyai kemampuan untuk memimpin para pengikut yang terdiri dari kalangan yang sudah sangat terpilih, tapi sering dikatakan tidak berusaha untuk mengerti sifat orang-orang yang berada di sekelilingnya. Pendapat lain mengatakan para pengikut sering tidak mendapat penjelasan dari Nobunaga tentang maksud kebijakan politik yang sedang diambil.

  • Nobunaga sangat mengawasi gerak-gerik para daimyo. Nobunaga sering mengirim berbagai macam barang berharga untuk Uesugi Kenshin dan Takeda Shingen yang dianggap sebagai ancaman terbesar dengan maksud untuk menjalin hubungan persahabatan.

Silsilah

Asal-usul

Pendapat yang melihat hubungan antara klan Oda (disebut juga klan Taira atau klan Fujiwara) dan kuil Shinto Tsurugi di Prefektur Fukui mengatakan asal-usul klan Oda adalah klan Imbe (klan Imibe) yang merupakan kelas bangsawan sejak zaman kuno. Klan Oda berasal dari Echizen tapi kemudian pindah ke Owari. Klan Asakura merupakan saingan klan Oda. Kakek Nobunaga bernama Oda Nobusada yang merupakan penguasa Istana Furuwatari.

Adik dan kakak

Adik perempuan

Anak laki-laki

Sanak keluarga

Garis keturunan Oda Nobusada

Garis keturunan Oda Nobuyuki

Garis keturunan Oda Nobuharu

Garis keturunan Oda Nobumitsu

Garis keturunan Oda Nobuyasu

Garis keturunan lain

Anak perempuan

Anak cucu

Pengikut

Lokasi makam

Lokasi yang dinyatakan sebagai makam Oda Nobunaga tersebar di banyak tempat, antara lain:

Nobunaga Kōbyō di kuil Honnoji

  • Nobunaga Kōbyō di kuil Honnoji, distrik Nakagyō, Kyoto

  • Oda Nobunaga Kōhonbyō di kuil Rendaizan Amidaji

Batu nisan Nobunaga terletak di kuil ini. Pendeta kepala dikabarkan menguburkan Oda Nobunaga setelah Insiden Honnoji.

Gorintō (batu nisan lima susun) Oda Nobunaga yang dilupakan orang sejak zaman Meiji ditemukan pada tahun 1970.

Toyotomi Hideyoshi dikabarkan membangun kuil Sōken-in untuk Oda Nobunaga di kuil ini pada peringatan setahun meninggalnya Nobunaga. Pada waktu itu dibuat dua buah patung kayu sebagai pengganti jenazah Oda Nobunaga yang tidak pernah ditemukan, satu buah patung untuk dikremasi dan satu buah patung untuk disimpan di dalam kuil Sōken-in.

  • Oda Nobunaga Kōhonbyō di situs bekas Istana Azuchi (wilayah Sannomaru).

  • Makam Oda Nobunaga di kuil Zuiryūji di Gunung Takaoka, kota Takaoka, Prefektur Toyama

  • Makam Oda Nobunaga di kuil Sōfukuji, kota Gifu, Prefektur Gifu. Onabe-no-kata (istri lain Nobunaga) mengirimkan barang-barang peninggalan dan papan kayu nama almarhum (ihai) milik Nobunaga.




Rabu, 2008 Oktober 08

Abingdon Boys School


Abingdon Boys School (アビングドンボーイズスクール,yang disingkat a.b.s) adalah sebuah band Jepang yang dimotori oleh Takanori Nishikawa (T. M. Revolution). Dibentuk pada 2005, Band yang dinamakan sama dengan Abingdon School, Sekolah khusus dimana band rock Jepang Raadiohead dibentuk.

Members
Takanori Nishikawa (aka T.M. Revolution) (西川貴教,) – vocals
Sunao – guitar
Hiroshi Shibasaki (柴崎 浩,)– guitar
Toshiyuki Kishi (岸 利至,) – keyboard and programming
Support members
Ikuo – bass guitar
Kozy Hasegawa (長谷川 浩二,) – drums
Biography
"Stay Away", lagu Inggris yg ditulis oleh Nishikawa dan digubah oleh Shibasaki, dalam Love For Nana ~Only 1 Tribute~, album penghargaan untuk serial anime dan manga Nana. Band ini juga meng-cover lagu Buck-Tick, Dress (ドレス,) featured on Parade ~Respective Tracks of Buck-Tick~, sebuah album featuring covers lagu Buck Tick oleh berbagai artis.
Tampil pertama kali pada live concert, "CD Data Present Music Evolution ’06", tanggal 24 November 2005, bersama band lain UVERworld and Tsubakiya Quartet (椿屋四重奏, Tsubakiya Shijūsō). CD Data adalah sebuah majalah musik Jepang.
Mereka mengumumkan pada 3 September 2006 bahwa mereka akan membuat debut pertama bersama Sony Musik Japan’s Epic Records ( itu juga label recordnyaT.M.R. ). Single pertama mereka, Innocent Sorrow, digunakan sbg opening song pertama anime D.Gray-Man, dirilis pada 6 Desember 2006 dan mencapai tangga # 5 Oricon Music Charts.
Lagu side-B dari single Innocent Sorrow, Fre@K Show, digunakan di dalam kompilasi CD untuk film Death Note: The Last Name.
Single Kedua mereka, Howling, dilepaskan pada 16 Mei 2007. Itu digunakan sebagai first opening anime Darken than Black dan mencapai posisi # 4 pada Oricon Chartsl dalam minggu pertamanya . Single Ketiga mereka, berjudul Nephilim, dilepaskan pada 4 Juli 2007, dan digunakan sebagai lagu tema utama game Playstation 3, Folkssoul. Single tsb mencapai puncak # 5 pada Oricon musik Charts.
Pada 7 Juli 2007, a.b.s menampilkan tiga single mereka serta lagu side-B dari Single terbaru Nephilim " Lost Reason" Japanese leg of Live Earth in Tokyo.
Full Album pertama band ini dirilis tgl 17 Oktober 2007. 2Single ke-4, Blade Chord, juga dilepaskan pada 5 Desember 2007 dan digunakan sebagai Theme Song Sengoku Basara: Heroes. Mereka juga telah merekam lagu untuk Luna Sea: Memorial Cover Album, Cover album Luna Sea yg dipersembahkan kepada DisBand Rock. Lagu yg mereka mereka cover dinamakan " Sweetest Come Again".

Preview Anime


Code Geass
Code Geass: Lelouch of the Rebellion adalah anime terkenal hasil kerjasama studio Sunrise dengan CLAMP. Code Geass juga telah diserialisasikan menjadi manga yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu: Code Geass Lelouch of the Rebellion, Suzaku of the Counter Attack dan Nightmare of Nunally.
Season 2 dari Code Geass telah diberitakan akan diputar pada tanggal 6 April 2008.
Sinopsis
Template:Spoiler~alert!!! 2017, 7 tahun setelah perang, Area 11. Tahun 2010, Jepang telah dikuasai oleh Britannia. Britannia telah menginvasi hampir seluruh dunia dengan menggunakan teknologi yang bernama Knightmare Frame. Akhirnya, para warga Jepang kehilangan hak, harga diri, kebebasan, bahkan nama mereka. Semua warga Jepang tidak boleh memakai nama Jepang, olah Britannia, orang Jepang disebut Eleven, dan Jepang dinamakan Area 11. Lelouch Lamperouge tampaknya adalah seorang pemuda biasa, namun ia sesungguhnya adalah Pangeran Britannia yang dibuang oleh sang ayah setelah kematian ibunya, Marianne vi Britannia. Lelouch akhirnya hidup berdua bersama sang adik, Nunally yang menjadi buta dan lumpuh setelah menyaksikan kematian sang ibu. Dipenuhi niat balas dendam pada sang ayah, Lelouch bersumpah di depan sahabatnya, Suzaku Kururugi bahwa ia akan menghancurkan Britannia dengan tangannya sendiri. Lelouch akhirnya bertemu dengan gadis misterius bernama C.C (Tsi-tsu) yang memberikan kekuatan misterius bernama "Geass Power of the King".
Karakter
Lelouch Lamperouge

Nama asli: Lelouch vi Britannia dikenal juga sebagai Zero
Pemuda yang bersekolah di Ashford Academy ini dikenal oleh teman-temannya sebagai orang yang sangat santai. Lelouch sering membolos dan malas bermain catur dengan temannya yang bernama Rivalz Cardende. Namun sebenarnya, murid yang brilian ini hanya menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya. Ia sesungguhnya adalah pemimpin The Order of The Black Knights/Kuro no Kishidan yang dikenal sebagai Zero. Karisma dan wibawa Lelouch membawanya menuju ke depan, dengan para Black Knights yang bersedia mati untuknya. Untuk mencapai tujuannya, Lelouch tidak segan-segan membunuh orang, seperti ketika ia membunuh Pangeran Clovis yang merupakan saudara tirinya. Namun dia menyesal telah membunuh Euphemia karena Lelouch menganggap salahnya lah Euphemia menjadi gila di bawah Geass. Lelouch mengemudikan Knightmare Frame bernama Gawain bersama C.C. Gawain sebenarnya adalah Knightmare Frame milik Britannia yang dicuri Zero dan Karen.
Tujuan Lelouch sebenarnya adalah menciptakan dunia yang damai untuk adiknya Nunally, karena itu, Lelouch akan menghancurkan dunia yang sekarang dan menciptakan dunia baru.
Di R2, ingatan Lelouch dihapus oleh Kaisar Britannia yang mempunyai Geass. Dia menjalani hidup baru dengan adik barunya Rollo.
Suzaku Kururugi
Suzaku adalah sahabat Lelouch sejak kecil, dan juga anak mantan Perdana Menteri Jepang yang sebelumnya, Kururugi Genbu. Meski demikian, Suzaku memilih bergabung dengan pasukan Britannia. Ia memiliki Knightmare Frame buatan Llyod yang bernama Lancelot. Sempat memiliki perasaan khusus kepada Euphemia, Suzaku marah besar kepada Zero yang telah membunuh Euphemia. Belakangan diketahui bahwa Suzaku ternyata membunuh ayahnya sendiri karena sang ayah tidak mau berhenti melawan Britannia meski tidak ada kesempatan menang. Suzaku sangat syok ketika mengetahui bahwa Lelouch adalah Zero yang sangat dibencinya. Suzaku yang syok berat kemudian mengangkat pistolnya untuk menembak Lelouch.
Di Code Geass: Lelouch of the Rebellion R2, diketahui bahwa Suzaku berhasil menangkap Lelouch dan membawanya ke depan Kaisar Britannia. Suzaku kemudian meminta Kaisar untuk mengangkatnya sebagai anggota Knights of The Round karena telah berhasil membawa Zero. Perubahan sifat Suzaku amat kentara di R2, dia menjadi jarang tersenyum.
C.C
Dikenal sebagai Gray Witch
Gadis misterius berambut hijau yang memberikan kekuatan Geass pada Lelouch. C.C tampak seperti berusia 16 tahun, namun dia telah hidup sejak lama sekali. Nama aslinya hanya diketahui Lelouch. C.C juga mempunyai kemampuan penyembuhan yang luar biasa, bahkan bisa dibilang bahwa gadis ini immortal. Sepertinya dia tidak mau Lelouch mengetahui masa lalunya karena takut akan ditinggalkan Lelouch seperti orang-orang sebelumnya.
Pada akhirnya C.C bilang kepada Lelouch bahwa dia selalu sendiri, hidup terlalu lama dan sudah melupakan orang-orang yang mencintainya atau membencinya...dan bahwa dirinya adalah seorang penyihir. Lelouch berkata bahwa C.C tidak sendirian, dan apabila C.C adalah penyihir, maka dia adalah Raja Penyihir. C.C yang tersentuh dengan perkataan Lelouch akhirnya menyuruh Lelouch pergi sendiri untuk menyelamatkan Nunally yang diculik V.V. Sebelum Lelouch pergi, C.C menciumnya dan pergi melawan Jeremiah sendirian menggunakan Gawain yang sudah rusak lumayan parah. Pada akhirnya C.C dan Jeremiah tenggelam ke laut dan tidak diketahui nasibnya.
Kallen Stadtfeld/Karen Kozuki
Karen berdarah setengah Britannia dan setengah Jepang, namun bersikeras bahwa dia adalah orang Jepang karena Karen sangat membenci Britannia. Karen juga merupakan anggota The Order of the Black Knights dan tangan kanan Zero. Ia tidak mengetahui bahwa Lelouch yang merupakan teman sekelasnya adalah Zero yang sangat dihormatinya. Ibu tirinya dan ibu kandungnya hidup di rumah yang sama, ironisnya, ibu kandungnya bekerja di rumah Karen sebagai pembantu. Karen adalah pilot Knightmare Frame yang sangat handal. Ia mengemudikan Guren Nishiki dan seri ketika melawan Suzaku dengan Lancelot-nya.
Karen adalah salah satu dari sedikit orang yang mengetahu bahwa Suzaku membunuh ayahnya sendiri.
Nunnaly
Adik dari Lelouch sejak kematian ibunya ia mengalami trauma mental dan fisik yang cukup berat sampai-sampai ia menjadi buta. Sangat menghargai terhadap orang lain dan suka terhadap budaya jepang. Meskipun polos dan lucu, karakter ini adalah salah satu karakter kontoversial. Bahkan CLAMP membuat salah satu seri dari Code Geass. Code Geass: Nunnaly the Nightmare yang menceritakan kegilaan Nunnaly yang sangat membenci Britania sampai-sampai rela membunuh setiap orang Britania yang ditemuinya. Dalam seri ini ia juga mengendarai Knightmare Flames.
The Black Knights
Black Knights adalah organisasi bentukan Zero alias Lelouch yang bertujuan untuk mengusir Britannia dari Jepang. Ini merupakan organisasi militer semi teroris yang ia bentuk dari sisa-sisa grup teroris pimpinan Kaname Ougi. Dengan mengatas-namakan Keadilan organisasi ini berhasil mendapatkan dukungan dari hampir seluruh masyarakat Jepang. Sangat dikagumi oleh Elevens namun ditakuti oleh para Britannia. Dengan bertambahnya anggota, seperti Todo dari Shiseiken beserta anak buahnya, serta bantuan dari Kyoto yang menyumbangkan banyak uang dan Knightmare Frame yang bagus-bagus, Black Knights menjadi tambah kuat.
Zero berkata bahwa Black Knights akan membantu orang-orang lemah yang disiksa oleh orang yang lebih kuat.
Kyoshiro Todo
Mantan Jenderal Jepang. Ia diselamatkan Zero ketika akan dihukum mati oleh Pasukan Britannia. Akhirnya Todo dan Shisei-ken bergabung dengan Black Knights. Dulunya dia adalah guru Suzaku.
Nagisa Chiba
Anggota perempuan di Black Knights. Dia pengagum Todo.
Kaname Ougi
Deputi Komandan Black Knights. Dia adalah teman dari kakak Karen, Naoto. Dia pernah menemukan Vilettta Nu yang pingsan setelah ditembak Shirley dan menyelamatkannya. Setelah Festival Ahsford sepertinya mereka menjadi sepasang kekasih. Namun Viletta mendapatkan kembali ingatannya dan menembak Ougi ketika mereka sedang berbicara. Ougi yang terluka karena ditembak Viletta kemudian menyuruh Karen untuk mengikuti Lancelot yang sedang mengejar Zero.
Kosetsu Urabe
Laki-laki berambut biru yang merupakan anggota Shisei-ken.
Ryoga Senba
Pemimpin squadron kedua Black Knights. Juga merupakan anggota tertua Shisei-ken.
Shogo Asahina
Pemimpin squadron pertama Black Knights. Memakai kacamata.
Lakshata Chawla
Ilmuwan yang membuat Guren Nishiki ini mengepalai semua hal yang berhubungan dengan teknologi di Black Knights. Sepertinya dia dulu adalah teman kerja Llyod dan Cecile, namun menolak untuk membicarakannya. Perempuan ini juga yang membuat Fukushado di Guren Nishiki dan melengkapi Gawain yang belum sempurna.

Selasa, 2008 September 23

Profil Dir en Grey


Dir en grey

Dibentuk pada tahun 1997, sebuah band jepang yang beraliran visual rock.


History

1997-1999 Earlier Career

Sebelumnya membentuk Dir en Grey,empat personilnya Kyo, Kaoru, Die dan Shinya tergabung dlm band La:Sadie. Setelah bubar merreka merekrut bassist baru Toshiya pada 2 Feb 1997. Kemudian mereka menamakan bandnya dengan Dir en grey, menurut Kaoru nama itu cocok karena merupakan campuran dari berbagai bahasa sehingga orang lain tdk tahu artinya secara pasti melainkan nama band itu sendiri.

Mereka pertama menarik perhatian tendensi di th 1998, dengan memasuki puncak sepuluh pada Oricon Charts dengan masih memproduksi lagu indie " Jealous" dan "- I’ll-". Lima single berikutnya, diproduseri oleh pendiri X Jepang Yoshiki Hayashi, yang diplubikasikan sepanjang separuh pertama tahun 1999, diikuti rekaman full pertama mereka, “Gauze”. Salah satu pertunjukan untuk mempromosikan album ( yang difilmkan di Osaka-Jo Hall) kemudian akan menjadi live concert pertama yang kemudian dirilis dalam VHS dan DVD.

2000–2004: From Macabre to Vulgar

Di th 2000 Kyo masuk rumah sakit dan harus membatalkan beberapa tour utk mempromosikan album baru mereka, “Macabre”. "Tour 00 >> 01 Macabre" secepatnya dibatalkan di tahun yang sama dan dan diputuskan digelar di Nippon Budokan, tidak lama sesudah release single " I ain’t Afraid to Die" pada April 2001.

Di tahun berikutnya, bersama dengan release album ketiga, Kisou, Dir en grey membuat penampilan pertama mereka di luar negeri, tour China, Taiwan, dan Korea Selatan. Kembali ke Jepang, tanggal terakhir tour" Rettou Gekishin Angya" telah mempopulerkan EP kedua, “Six Ugly”. Di musim panas 2003, Dir en grey tampil di Akasaka Blitz untuk lima malam dalam satu minggu. Masing-masing show ( kecuali malam pertama) bertema album sebelumnya, yang merupakan lagu terakhir sebelum melepaskan Vulgar.

Satu set DVD, berjudul Blitz 5 Days, dirilis eksklusif untuk anggota official fans club, A Knot. Vulgar dirilis pada bulan September 2003, tour promo untuk akan berlangsung hingga penghujung th 2004.

2005–2006: Early non-Asian touring

Tahun 2005, Dir en grey tampil di Eropa untuk pertama kali. Konser mereka di Paris dan Berlin ( sebagai bagian dari "It Withers And Withers" tour) yang terjual habis tanpa promosi, masuk dalam koran oleh toko album impor dan desas-desus internet. Mereka juga tampil pada dua festival utama, Rock Am Ring dan Rock Im Park. Menjadi semakin populer dengan musik internasional, mereka mempunyai band perancis Eths yang membuka penampilan mereka di Paris Concert dan mengundang musisi Amerika Wednesday 13 dan bandnya untuk bermain di Jepang. Dir en grey juga tampil di Jepang dlm tour "Taste Of Chaos".

2005, memandang perilisan Eropa pertama juga, dalam wujud album tahun itu “Withering To Death. Musik yang sebelumnya hanya bisa didapat oleh fans di luar Asia melalui import dan Internet file-sharing saja. Album ini juga membuat Dir en grey masuk ke dalam chart musik nonAsia, mencapai urutan # 31 di Chart album Finlandia. Single berikutnya, "Clever Sleazoid", merangkak naik menuju urutan # 15 dalam chart single di ngara yang sama. Beberapa lagu Dir en grey juga dijadikan soundtrack 2005 film Death Trance.

Di awal 2006 tour diperluas ke Amerika Serikat. Mereka menggelar konser di Austin, Texas ( South by Southern Festival), New York Kota besar ( Avalon Club) dan Los Angeles, California ( Wiltern Theatre), yang diikuti oleh perilisan Withering to Death di Amerika Utara. Lagi, semua tiket pertunjukan terjual habis hanya dalam beberapa hari. Setelah banyak menggelar konser di Jerman sepanjang musim panas, vokalis Kyo masuk rumah sakit lagi. Selagi dua konser di Jepang harus ditunda, Dir en grey masih mampu bergabung dengan Korn'S Family Values Tour. Di bulan Oktober, band ini kembali ke Jepang untuk tampil di Loudpark Festival, bersama dengan band lain seperti Megadeath, Slayer dan Children of Bodom. Single ke22 mereka, “Agitated Scream of Maggots" dilepaskan pada 15 November, selama Jepang leg of The Inward Scream Tour. Pada 30 Desember, video musik untuk " Saku" terpilih sbg video of the year # 1 pada MTV2 show Headbanger’s Ball.

2007-present: The Marrow of a Bone

Bulan Februari, Dir en grey menerus tour ke Amerika Utara, mengunjungi tujuh belas kota selagialbum ke6, The Marrow of A Bone, dilepaskan pada 7 Pebruari di Jepang, dan di Amerika Serikat dan Eropa di bulan berikutnya. Dari Mei ke Juli, mereka tampil selama tour Amerika Serikat of Deftones dan setelah melakukan tour Eropa, debut mereka di Denmark, Finlandia, Polandia, Swedia dan Inggris juga ikut festival, mencakup Ankkarock, M'Era Luna Festival dan Wacken Open Air.

Mereka melanjutkan tour lainnya di bulan September, berjudul sama dngn single baru mereka "Dozing Green", dimulai di Jepang, dan dilanjutkan di Eropa, termasuk Belanda dan Swiss. Di akhir-akhir November, Dir en grey membuka dua pertunjukan untuk Linkin Park di Saitama Super Arena dan pada bulan Desember tampil di tour Jepang lainnya dengan 10 Years atas dukungannya. Memperingati ultah Dir en grey kesepuluh, dua kompilasi hits terpopuler, berjudul Dekade 1998-2002 dan Dekade 2003-2007 berturut-turut, dilepaskan pada 19 Desember.

Awal 2008, Dir en grey berencana untuk mulai merekam album studio baru mereka, yang tanggal perilisannya belum diberitahukan.Tour pertama di tahun 2008, pada bulan Mei, akan diadakan di Jepang dengan membuat tiga pertunjukan pada Shinkiba Studio Cost, berjudul "Death Over Blindness".

Members

Sama dgn band Jepang lain, Anggota Diru mempunyai nama sebutan, nama Kyo dan Kaoru biasanya tertulis dlm kanji.

° Kaoru and Die megang gitar electric dan acoustic


Jumat, 2008 Juli 25

NINJA



Ninja berasal dari kata nin (tersembunyi) dan sha/jya (orang). Ninja adalah mata2 profesional pada jaman feudal Jepang yang sangat sulit dilacak, karena keberadaannya tersimpan dalam dokumen rahasia. Makanya, informasi tentang Ninja sendiri masih diragukan kebenarannya. Apalagi kalo kita liat film2 Ninja gitu. Sepertinya absurd banget kan??

Ninja berawal dari masuknya
nonuse (seni bertindak diam2) pada tahun 522. Nonuse adalah praktek keagamaan yg dilakukan oleh para pendeta yg saat itu bertugas memberi info kepada orang pemerintahan.Sekitar tahun 645 para pendeta itu mulai menyempurnakan ilmu bela diri dan menggunakan pengetahuan mereka ttg nonuse untuk melindungi diri dari intimidasi pemerintah pusat.

Pada tahun 794-1192 kehidupan masyarakat Jepang mulai berkembang dan melahirkan beberapa kelas-kelas (semacam kasta/tingkatan) berdasarkan kekayaan. Keluarga dalam kelas ini saling bertarung untuk menggulingkan kekaisaran. Sejak saat itu, kebutuhan untuk informan, mata2, bahkan pembunuh bayaran makin bertambah untuk merebut kekuasaan. Karena itulah, permintaan untuk praktisi nonuse pun bertambah.

Seorang ninja harus jago bela diri, menyelinap, menggunakan senjata rahasia, atau menghilang tanpa jejak.
Ninjutsu adalah seni tentang ninja,
Ninpo : kaidah tertinggi dalam ninjutsu, falsafah hidup seorang ninja untuk itu dibutuhkan yang namanya nin : kesabaran ketabahan, bertindak diam2.

Beberapa ilmu yang wajib dikuasai oleh seorang ninja :


Taijutsu : tangan kosong
Kenjutsu : pedang
Kajutsu : bahan peledak/senjata api
Saimonjutsu :hipnotis
Ilusi : genjutsu


Untuk menguasainya diperlukan mental dan spiritual yg kuat.

Untuk mendukung seorang ninja, selain ninjutsu diperlukan kuji-in, yaitu kekuatan spiritual dan mental berdasar simbol yang ada di telapak tangan dan dipercaya menjadi sumber energi.
Simbol ini diambil dari prakter penyebaran Agama Buddha dan digunakan untuk membangun kepercayaan diri dan kekuatan ninja.
Selain itu juga untuk meningkatkan kepekaan terhadap adanya bahaya dan mendeteksi kematian.

Dari 81 simbol kuji-in ada 9 yg utama :


Rin : Memberi Kekuatan Tubuh
Hei : Memberi Kekuatan Menyamarkan Kehadiran
Toh : Menyeimbangkan Padat Dan Cair Dalam Tubuh
Sha : Menyembuhkan
Kai : Kontrol Menyeluruh Terhadap Fungsi Tubuh/Keseimbangan
Jin : Kekuatan Telepati
Retsu : Telekinetik
Zai : Selaras Dengan Alam
Zen : Pencerahan Pikiran Dan Pemahaman

Seorang ninja harus bisa survive dengan keadaan paling terdesak sekalipun.

Mengenal alam untuk dapat membedakan tumbuhan mana yang racun, obat atau yang bisa dimakan.Dan juga harus bisa menentukan waktu dan arah (karena blum ada kompas dan jam).
Ninja juga bisa menggunakan bintang untuk navigasi saat misi pada malam hari, mahir memasang perangkap, memasak, menemukan air dan membangun rumah.

Pakaian ninja (menutup badan kecuali mata dan telapak tangan) disebut
shinobi shozoko. Karena identitas ninja adalah vital, dan tidak boleh diketahui oleh siapapun, bahkan satu kelompok sekalipun. (Jadi Naruto bukan ninja..iya kan?hanya konsepnya saja)

Shinobi Shozoko Ini Ada 3 Warna :


Hitam : Misi Malam Hari, Dan Menakuti Sasaran Dengan Kematian
Putih : Misi Pada Musim Dingin, Membaur Dgn Salju
Hijau : Kamuflase Di Hutan


Pakaian ninja mempunyai banyak kantong, untuk menyimpan senjata, racun, shuriken, pisau, kotak P3K, cairan, dan minuman.
Sedangkan untuk alas kaki, ninja memakai tabi : sepatu boot pisah jempol kaki dengan jari lain, untuk memudahkan memanjat tali/dinding.

Ada juga ninja wanita yang disebut kunoichi. Ninja wanita lebih banyak menggunakan kefeminin-annya untuk mendekati target, dengan memanipulasi kejiwaan. Lebih banyak dilatih untuk menggunakan senjata jarak dekat seperti golok, racun, tali, metsubishi, atau tessen.

Senjata ninja itu banyak banget, ada shuriken, bom asap, pedang, naginata (tombak yg ujungnya pedang), panah, pisau, tessen, shobo, kyoketsu shogei, neko-te, dll.
kaginawa : tali berjangkar (digunakan untuk memanjat dinding)
ashiato : membuat jejak kaki palsu
metsubishi : cangkang telur yg diisi pasir, serbuk logam (untuk membutakan lawan/bom asap).

Di Jepang sendiri masih ada dojo yg mengajarkan falsafah dan teknik beladiri ninja. Karena masih ingin dilestarikan sebagai salah satu unsur sejarah penting Jepang. Bahkan kabarnya ada kampung ninja juga loh...



Uploaded on 24 July 2008







PEMANASAN GLOBAL ANCAMAN BAGI HUMAN BEING



  1. Pemanasan Global itu..

Pemanasan global (?!?), mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu mengenai pemanasan global dari informasi yang kita dapat melalui mass media akan tetapi biasanya memang dibahas dalam skala kebijakan yang sangat besar. Nah bisakah kita sebagai orang yang biasa ini berkontribusi positif terhadap pengurangan dampak pemanasan global? Pastinya sih bisa.

Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Planet Bumi telah menghangat (dan juga mendingin) berkali-kali selama 4,65 milyar tahun sejarahnya. Pada saat ini, Bumi menghadapi pemanasan yang cepat, yang oleh para ilmuan dianggap disebabkan aktifitas manusia. Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini, ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi. Jadi sih intinya Bumi kita tuh memanas karena sinar matahari yang sudah masuk ke bumi kita tidak bisa keluar lagi karena gas-gas rumah kaca tadi membentuk lapisan di atmosfer yang memantulkan sinar matahari tadi (kalau mau baca lebih lengkap silahkan lihat di Wikipedia).



  1. Terus kalo suhu bumi meningkat kenapa?

Yang pastinya sih daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratanakan mengecil.



  1. Nah terus apa sih yang bisa kita lakukan?

Sebagai orang biasa untuk berkontribusi positif dalam pengurangan pemanasan global. Sebenernya sih mudah-mudah aja tapi tidak mudah untuk dilakukan.


Untuk kita yang dirumah kita bisa:
(1) Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Kerlip merah penanda stand by menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.
(2) Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi
(3) Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami
(4) Matikan keran saat sedang menggosok gigi
(5) Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman
(6) Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air per hari
(7) Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.
(8) Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
(9) Gunakan kembali amplop bekas
(10)Jangan gunakan produk ’sekali pakai’ seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastik
(11)Gunakan baterai isi ulang
(12)Pilih kalkulator bertenaga surya



  1. Kenapa kebanyakan kok yang berhubungan listrik?

Karena untuk memproduksi listrik kita masih memakai bahan bakar yang berasal dari fosil, jadi dengan mengurangi konsumsi listrik kita berkontribusi juga dalam pengurangan potensi polusi akibat produksi listrik/energi tadi. Mungkin kita pikir, masak pengurangan konsumsi listrik kita berpengaruh sih? Tapi kalo kita pikir yang melakukan hal ini banyak orang, pengurangan konsumsi energinyapun akan menjadi sangat besar. Jadi program dari PLN 17-22 bisa dipraktekkan tuh Untuk tips-tips lain gaya hidup ramah lingkungan di tempat kerja, saat berlibur maupun berbelanja dapat melihat situs WWF Indonesia.


Pemanasan global sudah bukan menjadi isu lagi saat ini, pemanasan global sudah menjadi masalah yang harus kita hadapi atau kita pecahkan bersama. Jadi marilah kita mulai bersama-sama gaya hidup yang ramah lingkungan dari kita sendiri dan mulailah perkenalkanlah gaya hidup ini pada orang-orang yang paling dekat dengan kita seperti keluarga, pacar, teman dan tetangga kalau bisa.



  1. Efek Pemanasan Global

Dipertanyakan, bagaimana nasib Bumi jika pemansan global terus terjadi. Para pakar geologi mengatakan, model komputer yang dibuat, menunjukkan Bumi masih akan eksis selama beberapa milyar tahun lagi. Kondisi Bumi pelan-pelan akan kembali ke kondisi pada awal terbentuknya. Dalam waktu satu setengah milyar tahun lagi, suhu Bumi diperkirakan akan mencapai rata-rata 70 derajat Celsius.

Akibatnya jumlah keanekaragaman hayati, akan kembali ke kondisi di zaman pra-Kambrium, yakni menyusut tajam dan melulu terdiri dari binatang bersel tunggal yang tahan panas ekstrim. Tahun 1967 lalu, pakar astrofisika Jerman, Albrecht Unsöld meramalkan, dalam 3,5 milyar tahun mendatang, intensitas Matahari akan meningkat empat puluh persen. Bumi yang bersuhu super panas akan kering kerontang dan semua kehidupan musnah. Ketika matahari berubah menjadi bintang raksasa merah, yang menelan hampir semua planet di tata surya, kehidupan sudah musnah tiga milyar tahun sebelumnya. Jadi manusia tidak perlu khawatir, karena dipastikan tidak akan ada lagi yang dapat menyaksikan kiamat tsb.


  1. Memprihatinkan

Global warming means dark future”, demikianlah pendapat para peneliti yang dikutip dari majalah online People Weekly World (2007). Sebuah pernyataan yang patut menjadi kepedulian bersama. Seberapa seram kondisi rumah kita di masa depan tersebut dilengkapi dengan bukti-bukti empiris. Salah satunya adalah melelehnya lapisan es di Greenland dan benua antartika yang dapat menimbulkan banjir dan merusak garis pantai dan ekosistem, terutama pada delta-delta dan dataran rendah di Asia dan Afrika.

Itu berarti delta atau pulau-pulang kecil di Indonesia terancam tenggelam. Jumlah pulau-pulau sebanyak 17.504 pun harus siap-siap dihitung ulang, padahal baru 7.870 di antaranya yang sudah mempunyai nama. Panjang garis pantai Indonesia- yang mencapai 81.000 kilometer pun terancam berkurang, atau dengan kata lain, pulau-pulau seperti Jawa atau Sumatera akan berkurang luasnya karena garis pantai semakin naik menuju daratan. Kota-kota di pinggiran pantai pun terancam, terutama yang ketinggian di atas permukaan laut-nya rendah. Puluhan juta orang yang hidup dan berkehidupan di kota tersebut pun ikut terancam.



  1. Penutup

Yah…begitulah, rasanya kita sepakat bahwa masa depan menyeramkan tersebut tidak terjadi. Nah, oleh karena itu, kita juga harus menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan cara melakukan upaya – upaya yang dapat mencegah (atau lebih tepat menghambat..) terjadinya pemanasan global. Emisi gas buang dari kendaraan bermotor yang sering kita lihat itulah salah satu penyebab utama terjadinya pemanasan global. Alangkah baiknya kalau mulai dari sekarang kita membudayakan hidup alami.

Save our earth !


Uploaded : 24 July 2008

Profil The Gazette



The Gazette


The Gazette berasal dari Japan. Mereka membawakan jenis music rock/ metal. Mereka mulai aktif pada tahun 2002. Mereka pernah berada dibawah label Matina (2002 – 2003) dan kini mereka berada dibawah PS Company (2003 – present), King Records (2005 – present) dan CLJ Records (2006 – present). Aggota : Ruki, Uruha, Aoi, Reita dan Kai. Former members : Yune

Pada Maret 2002, Ruki, Uruha, Reita, Aoi dan Yune membentuk suatu band dengan nama Gazette. Mula-mula di bawah label Matina mereka melepaskan single pertama mereka, " Wakaremichi", dan videonya dirilis di bulan April. September, mereka telah melepaskan lebih dari dua video dan singlel, dan membintangi suatu pertunjukan untuk pertama kali di bulan Oktober.

Di awal 2003, Yune memutuskan untuk meninggalkan band, dan ia digantikan oleh Kai. Tidak lama sesudah itu, mereka bekerja sama dengan PSCompany Label, dan pada bulan Mei melepaskan EP (Extended Play) pertama mereka, Cockayne Sup. Mereka memulai tur pertama mereka, bersama band Hanamuke, dan sepanjang tur, band tsb berkolaborasi sebanyak 2 lagu. Tur kedua diikuti oleh band Vidoll, dan band tsb bernyanyi bersama pada November Issue 0f Cure, suatu majalah yang memusatkan pada band Visual Kei.

Di awal Desember mereka main suatu pertunjukan bersama dengan Deadman. Pada 28 Desember mereka melakukan pada Fool's Mate magazine's Beauti-fool's Fest yang kemudian dirilis dalam bentuk DVD.

Pada 16 Januari 2004 mereka merekam penampilan solo mereka di Shibuya-Ax, yang dirilis dalam DVD bertitel Tokyo saihan ~ Judgement Day~. Pada 30 Maret 2004 mereka melepaskan mini-album, Madara, yang mencapai posisi #2 pada Oricon Indie Charts. Madara diikuti oleh suatu DVD pada bulan Mei, yang mencakup enam video musik dan suatu video documenter dalam studio. bulan Yang sama, Surat kabar Shoxx magazine’s Expect Rush III, suatu katalog ttg artis Visual Kei Indie. DVD live kedua, Heisei Banka dirilis pada Agustus. Selama bulan September dan Oktober mereka menjalani tur bersama artis PSCompany lainnya, KRA dan BIS. Debut album mereka, Disorder diluncurkan di bulan Oktoberdan masuk dalam top 5 chart harian indie Oricon.

Gazette menghabiskan sisa tahun 2004 dan 2005 dengan tur yang padat, dan melepaskan Gama ( album mini lain) pada Agustus.

Di tahun 2005 mereka melepaskan single major label pertama mereka, Cassis, di bulan December.

Permulaan 2006 dimulai dengan pergantian nama ~dari huruf Jepang menjadi huruf Romawi~ dan dilanjutkan tur mereka keliling Jeepang dan berakhir di Nippon. Juli Itu, The Gazette tampil di Beethovenhalle di Bonn, Negara Jerman, pertunjukan pertama mereka di luar Asia. Konser diatur AnimagiC Anime dan manga convention.

Tiga single lagi dirilis oleh album studio lain, Stacked Rubbish pada 4 Juli 2007. Dan mencapai posisi# 2 pada Oricon Charts hanya dalam sehari setelah perilisan. Debut Album diikuti dengan tur promosi dari Juli sampai September. Pada Oktober, The Gazette memulai tur keliling Eropa pertama mereka di Inggris, Finlandia, Perancis, dan Jerman.


Single baru berjudul " Guren" dirilis pada 13 Februari 2008.

Uploaded on 24 July 2008